• Jumat, 17 September 2021

WOW! Ganja Bisa Legal Dikonsumsi Atlet, Badan Anti Doping Dunia Sedang Kaji Aturannya...

- Rabu, 15 September 2021 | 10:59 WIB
Sprinter Amerika Serikat Sha'Carri Richardson yang dinyatakan positif menggunakan ganja yang membuatnya dilarang tampil di Olimpiade. (Antara Foto)
Sprinter Amerika Serikat Sha'Carri Richardson yang dinyatakan positif menggunakan ganja yang membuatnya dilarang tampil di Olimpiade. (Antara Foto)

INILAHKORAN, Bandung- Kabar mengejutkan datang dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Mereka akan meninjau ulang aturan larangan mengkonsumsi ganja untuk para atlet.

Baru-baru ini, dunia olahraga dibikin geger menyusul kegagalan sprinter Amerika Serikat Sha'Carri Richardson untuk tampil di Olimpiade lantaran dinyatakan positif mengkonsumsi ganja.

Ternyata saat ini, larangan mengkonsumsi ganja bagi para atlet sedang dibahas WADA dalam pertemuan komite eksekutif di Istanbul. Badan yang mengawasi doping dunia tersebut mengatakan bahwa tinjauan ilmiah terkait ganja akan dimulai pada tahun depan, meski ganja masih akan dilarang pada 2022.

“Setelah mendapat permintaan dari sejumlah pemangku kepentingan (komite eksekutif) mendukung keputusan pada penasihat ahli untuk memulai tinjauan ilmiah tentang status ganja,” kata WADA dalam sebuah pernyataan, dikutip AFP.

Baca Juga: Kepalanya Tertimpa Mobil Verstappen, Lewis Hamilton: Untung Saya Masih Hidup!

“Ganja saat ini dilarang dalam kompetisi dan larangan masih akan terus berlanjut pada 2022.”

Sprinter AS Richardson semula diyakini bakal meraih medali emas dan menjadi salah satu “wajah” Olimpiade Tokyo 2020 setelah penampilannya yang apik dalam serangkaian kompetisi lari 100m di awal musim.

Namun pelari berusia 21 tahun itu batal tampil di Tokyo 2020 setelah diskors 30 hari karena dinyatakan positif menggunakan ganja usai kemenangannya dalam nomor 100m pada laga uji coba Olimpiade di Eugene, AS, Juni lalu.

Kasusnya pun memicu perdebatan terkait status ganja masuk dalam zat-zat yang dilarang WADA. Sejumlah selebritis dan sesama atlet mengkritik bahwa aturan itu ketinggalan zaman dan tidak diperlukan.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arigato Paralimpiade Tokyo 2020, See You in Paris 2024

Minggu, 5 September 2021 | 23:22 WIB
X