• Kamis, 9 Desember 2021

Ada Atlet Positif Covid-19 di PON Papua, Menpora: Satu Kena, PON Tak Mungkin Dihentikan

- Senin, 4 Oktober 2021 | 13:09 WIB
Menpora Zainudin Amali (tengah). (Antara Foto)
Menpora Zainudin Amali (tengah). (Antara Foto)

INILAHKORAN, Bandung- Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali memastikan temuan beberapa atlet yang positif COVID-19 tak memengaruhi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

"Saya kira daribawal mereka datang kan sudah divaksin. Jadi, kalau toh ada 1-2 orang (positif COVID-29) ya biasalah itu. Tidak ada masalah," kata Menpora, di Mimika, Senin.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Mimika Sport Centre yang menjadi arena sejumlah cabang olahraga, seperti atletik dan basket.

Baca Juga: Kado Istimewa Buat Ridwan Kamil di Ultahnya ke-50, Kontingen PON Jabar Beri ini

Menurut dia, atlet yang diketahui positif COVID-19 akan langsung menjalani karantina, sementara atlet-atlet lain tetap menjalani kegiatan seperti biasa.

"Satu kena, (PON) langsung dihentikan tidak mungkinlah. Kan sudah berjalan, bahkan ada yang sudah dapat medali," katanya.

Jadi, Menpora sekali lagi menegaskan bahwa temuan kasus atlet positif COVID-19 tersebut tidak memengaruhi pelaksanaan PON.

Baca Juga: Girangnya Ridwan Kamil Saksikan Tim Polo Air Jabar Meraih Medali emas PON Papua

"Itu dari awal, dari technical meeting sudah diberitahu bahwa bagi cabang olahraga yang atletnya ada yang terindikasi positif langsung diisolasi. (Atlet) yang lain tetep jalan aja," tegasnya.

Sebelumnya, diketahui dua atlet judo Provinsi Kalimantan Timur terpaksa harus bertahan di Mimika, Papua, karena terpapar COVID-19, setelah dilakukan uji polymerase chain reaction (PCR) sebelum jadwal kepulangan tim Judo kembali ke provinsinya.

Baca Juga: Sekda Jabar Pastikan Seluruh Atlet PON dalam Kondisi Prima

Pelatih Judo Kaltim, Adianoor mengatakan dua atlet tersebut yakni Melia Kubus dan Eko Haryono yang saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit di Mimika.

" Jadwal kepulangan tim Judo Kaltim menuju Kaltim pada 3 Oktober 2021, dari tiga atlet yang manjalani tes PCR dua atlet dinyatakan positif dengan status tanpa gejala," kata Adianoor.

Adianoor mengaku tetap bertahan di Mimika untuk menemani dua anak didiknya hingga kepulangan menuju Kalimantan Timur.

Baca Juga: Kesehatan Kontingen PON Jabar Jadi Prioritas

" Untuk dua atlet yang positif dijadwalkan menjalani tes ulang PCR, kami sudah melakukan koordinasi dengan tim kesehatan KONI Kaltim, semoga hasilnya ada perubahan dan kami segera pulang,"kata Adiannor.

PON Papua berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 dengan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang dibagi pelaksanaannya di empat daerah, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.

Baca Juga: Sekda Jabar Pastikan Seluruh Atlet PON dalam Kondisi Prima

Meski baru dibuka pada 2 Oktober kemarin, ada beberapa cabang olahraga yang sudah memulai jalannya kompetisi dan perebutan medali sejak pertengahan September lalu.***

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X