• Selasa, 30 November 2021

Resmi, Newcastle United Diakuisisi Konsorsium Milik Putra Mahkota Arab Saudi

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 05:51 WIB
Newcastle United resmi diakuisisi konsorsium milik Putra Mahkota Arab Saudi. (Istimewa)
Newcastle United resmi diakuisisi konsorsium milik Putra Mahkota Arab Saudi. (Istimewa)

INILAHKORAN, Bandung- Newcastle United telah resmi dibeli konsorsium asal Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF).

Hal tesebut disampaikan secara resmi pihak klub dalam sebuah pernyataan pada Kamis 7 Oktober 2021.

"Setelah selesainya Tes Pemilik dan Direktur Liga Premier Inggris, klub telah dijual ke konsorsium dengan segera," kata Liga Premier Inggris dalam situs resmi mereka yang dikutip Reuters.

Baca Juga: Prancis vs Belgia 3-2, Les Bleus Tantang Spanyol di Final UEFA Nations League

Konsorsium itu sendiri milik Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman. Setelah gagal pada tahun 2020 lalu, PIF berhasil mengambil alih kepemilikan Newcastle.

PIF sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka menawarkan 305 juta poundsterling (sekitar Rp5,89 triliun) untuk membeli klub timur laut tersebut dari pengusaha asal Inggris Mike Ashley pada 9 April 2020.

Namun, kesepakatan itu gagal diwujudkan pada Juli 2020 di tengah pengawasan dari Liga Premier Inggris, yang mendapat tekanan untuk menghentikan penjualan Newcastle karena kekhawatiran atas dugaan pembajakan siaran di Arab Saudi.

"Liga Premier Inggris, Newcastle United, dan St James Holdings Limited hari ini telah menyelesaikan sengketa pengambilalihan klub oleh konsorsium PIF, PCP Capital Partners dan RB Sports & Media," tambah pihak Liga Inggris.

Baca Juga: Link Streaming Belgia vs Prancis Malam nanti, Ini Rekor Pertemuan dan Prakiraan Pemain

"Sengketa hukum tersebut terkait entitas mana yang akan memiliki dan/atau memiliki kemampuan untuk mengendalikan klub setelah pengambilalihan."

"Liga Premier sekarang telah menerima jaminan yang mengikat secara hukum bahwa Kerajaan Arab Saudi tidak akan mengendalikan Klub Sepak Bola Newcastle United."

Perselisihan tersebut melibatkan beIN Sports milik Qatar, pemegang hak siar Liga Premier Inggris di Timur Tengah, yang telah dilarang beroperasi di Arab Saudi.

Baca Juga: UPDATE Perolehan Medali PON XX Papua: Jabar Memimpin Ungguli Tuan Rumah dan Jakarta

Arab Saudi mencabut larangan itu pada Rabu demi mempercepat kesepakatan tersebut tercapai.***

Editor: Bsafaat

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X