• Minggu, 29 Mei 2022

Putra Nababan Sebut LADI Tak Profesional, Merusak Nama Baik Indonesia

- Senin, 18 Oktober 2021 | 11:39 WIB
Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting (kanan) memegang Piala Thomas bersama rekannya setelah pemberian medali dan penyerahan piala kepada tim Indonesia yang berhasil meraih gelar juara, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia berhasil merebut Piala Thomas setelah berhasll mengalahkan China  di babak final 3-0. ANTARA FOTO/Ritzau Scanpix via Reutters/hp. (RITZAU SCANPIX)
Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting (kanan) memegang Piala Thomas bersama rekannya setelah pemberian medali dan penyerahan piala kepada tim Indonesia yang berhasil meraih gelar juara, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia berhasil merebut Piala Thomas setelah berhasll mengalahkan China di babak final 3-0. ANTARA FOTO/Ritzau Scanpix via Reutters/hp. (RITZAU SCANPIX)

INILAHKORAN, Bandung- Anggota Komisi X DPR RI Putra Nababan mengkritik keras kinerja Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) setelah bendera merah putih tak berkibar di ajang Piala Thomas 2020.

Seperti diketahui, bendera Merah Putih tidak dapat dikibarkan dalam selebrasi juara Indonesia di Piala Thomas 2020. Itu terkait surat dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) yang menyatakan Indonesia tidak patuh pada penegakan standar anti-doping karena tidak mengikuti Test Doping Plan (TDP) yang dibuat pada 2020.

"Apa sulitnya LADI, sebagai lembaga anti-doping Indonesia menyurati WADA, untuk memberitahukan kondisi kompetisi di Indonesia yang terhenti akibat pandemi sehingga tidak bisa memenuhi ketentuan 700 sampel,” kata Putra dalam keterangan resminya, Senin 18 Oktober 2021.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1 Pekan Kedelapan 20-22 Oktober, Persib vs PSS Sleman Live Indosiar!

Menurut Putra, masalah administrasi surat menyurat semacam itu seharusnya tidak perlu terjadi. Apalagi di 2020, Indonesia dan banyak negara di dunia memang minim melaksanakan kompetisi akibat pandemi COVID-19 yang hingga saat ini belum usai.

Baca Juga: Kejamnya Karma! Wanda Nara Diselingkuhi Icardi Setelah Dulu Tega Campakkan Maxi Lopez

Soal pergantian kepengurusan LADI yang katanya dianggap turut menghambat respon terhadap permintaan WADA itu, Putra menegaskan hal itu tidak bisa dijadikan alasan. Sebab, pergantian kepengurusan itu terjadi di level atas. Sedangkan level tengah seharusnya tetap bisa bekerja.

"Alasan itu adalah hal yang dibuat-buat. Kinerja yang tidak profesional ini jadi merusak nama baik Indonesia, merugikan timnas dan pemain kita serta membuat kecewa rakyat. Padahal ini hal-hal yang bersifat administratif, yang seharusnya bisa ditangani," tambahnya.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions 19-21 Oktober: Atletico vs Liverpool, Man United vs Atalanta Live SCTV

Namun, anggota dewan dari daerah pemilihan Jakarta Timur ini mengapresiasi langkah cepat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang menangani masalah tersebut, dengan menyurati WADA.

"Dan WADA pun langsung merespon dengan baik. Ini kan menunjukkan bahwa hal ini bisa ditangani. Banyak lembaga anti-doping negara lain bisa menyurati WADA. Saya bingung kenapa LADI tidak bisa,” tegas Putra.

Baca Juga: Nah Lho! Akun Twitter Kemenpora Diserbu Netizen Usai Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas

Terkait kinerja LADI yang dinilai belum sesuai dengan harapan, Putra menyatakan DPR dan Pemerintah akan mengevaluasi fungsi LADI dalam RUU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) yang kini sedang dibahas.

Putra pun mengingatkan agar semua pihak bekerja secara profesional untuk membangun Sistem Keolahragaan Nasional.

Baca Juga: Nah Lho! Akun Twitter Kemenpora Diserbu Netizen Usai Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas

"Bila kita semua profesional bekerja, akan membangun optimisme rakyat. Kita bekerja untuk rakyat, bukan untuk diri sendiri. Jangan menimbulkan pesimisme di kalangan rakyat dengan alasan-alasan yang tak masuk akal seperti administratif," pungkas Putra Nababan.***

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal Bulutangkis Beregu SEA Games 2021

Jumat, 13 Mei 2022 | 15:00 WIB
X