Stok Vaksin Meningitis Menipis, Dinkes Jabar Kirim Surat ke Kemenkes

Terkait menipisnya stok vaksin meningitis, Dinkes Jabar telah berkirim surat ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Di Jabar, vaksin yang biasa dipakai calon jamaah haji dan umrah menjelang ke Tanah Suci tersebut pasokannya mulai menipis. 

Stok Vaksin Meningitis Menipis, Dinkes Jabar Kirim Surat ke Kemenkes
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jabar Ryan Bayusantika Rustandi membenarkan saat ini masyarakat Jabar sedang kesulitan mendapatkan vaksin meningitis. (net)

INILAHKORAN, Bandung - Terkait menipisnya stok vaksin meningitis, Dinkes Jabar telah berkirim surat ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Di Jabar, vaksin yang biasa dipakai calon jamaah haji dan umrah menjelang ke Tanah Suci tersebut pasokannya mulai menipis. 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jabar Ryan Bayusantika Rustandi membenarkan saat ini masyarakat Jabar sedang kesulitan mendapatkan vaksin meningitis.

"Di Dinkes Jabar, jumlah vaksin meningitis sedang sangat menipis, masyarakat memang mengalami kesulitan mendapatkan vaksin meningitis di Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandung (KKP)," ujar Ryan, Rabu (28/9/2022).

Baca Juga : Pemprov Ajak Pemilik Hewan Cegah Rabies

Menurut Ryan, saat ini terjadi peningkatan jumlah calon jamaah yang hendak berangkat ke Tanah Suci pascapandemi. Seiring penyebaran Covid-19, penundaan waktu ibadah haji dan umrah pun dilakukan selama 2,5 tahun. 

Hal tersebut, Ryan menyampaikan, berimbas kepada menipisnya stok vaksin meningitis. Terlebih, selama pandemi Covid-19 tidak ada produksi vaksin meningitis.

Meski demikian, Ryan menambahkan kondisi ini tidak akan berlangsung lama. Sebab, dalam beberapa bulan ke depan stok vaksin meningitis akan kembali normal. 

Baca Juga : Uu Pastikan Vaksinasi PMK Berlanjut

"Jadi sifatnya sementara, selama menunggu vaksin meningitis yang akan mulai normal didistribusikan di minggu ke 2 oktober oleh produsen (Bio Farma)," katanya.

Langkah yang saat ini dilakukan Dinkes Jabar yakni berkirim surat ke Kemenkes untuk menambah stok vaksin meningitis yang sudah mulai menipis. Adapun surat itu sudah disampaikan beberapa hari kemarin. 

"Dinkes Jabar bersurat ke Kemenkes untuk realokasi vaksin jemaaah haji reguler di kabupaten/kota untuk digunakan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk penggunaan jemaah umroh," katanya. 

Baca Juga : Pemprov Berkomitmen Wujudkan Jabar Bebas Rabies

Selain itu, Ryan mengimbau pada pelaku usaha perjalanan umrah untuk meningkatkan koordinasi dengan KKP terkait vaksin meningitis. Hal ini dilakukan agar jemaah yang hendak umrah bisa kebagian vaksin meningitis ini. 

"Minimal waktu untuk penyuntikan adalah 10 hari sebelum keberangkatan (waktu untuk terjadi kekebalan). Sehingga harus dipertimbangkan kesediaan vaksin, penyuntikan, dan keberangkatan," ujarnya.*** (rianto nurdiansyah) 

Baca Juga : Bangganya Atalia Kenalkan Kerajinan Jawa Barat ke Rombongan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini


Editor : donramdhani