Sumardi Tersangka Kasus Korupsi Dana Bencana Alam Bak Harun Masiku Kabupaten Bogor

Pelarian Sumardi, tersangka kasus korupsi dana bantuan bencana alam di Kabupaten Bogor, mengingatkan sebagian warga Kabupaten Bogor terhadap Harun Masiku. Tapi, Sumardi belum sekelas Harun Masiku.

Sumardi Tersangka Kasus Korupsi Dana Bencana Alam Bak Harun Masiku Kabupaten Bogor
Sumardi, tersangka kasus korupsi dana bencana alam Kabupaten Bogor akhirnya menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Cibinong. Dia sempat melarikan diri seperti Harun Masiku.

INILAHKORAN, Bogor – Pelarian Sumardi, tersangka kasus korupsi dana bantuan bencana alam di Kabupaten Bogor, mengingatkan sebagian warga Kabupaten Bogor terhadap Harun Masiku. Tapi, Sumardi belum sekelas Harun Masiku.

Sumardi masuk daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri Cibinong setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana bantuan bencana alam Kabupaten Bogor. Dia kabur selama 64 hari sebelum menyerahkan diri, mengikuti jejak Harun Masiku.

Bedanya, Sumardi hanya sanggup melarikan diri selama 64 hari. Sedangkan Harun Masiku, tersangka kasus suap penyelenggara Pemilu, hingga kini belum diketemukan setelah kabur sejak 29 Januari 2020.

Baca Juga : Begini Jejak Pelarian Sumardi, Tersangka Korupsi Dana Bantuan Bencana Alam Kabupaten Bogor

“Iya, seperti Harun Masiku. Hanya kelasnya memang masih di bawah Harun Masiku,” kata Sulistyawan, seorang warga Kabupaten Bogor.

Sumardi yang terdesak karena terus diburu Tim Kejaksaan Negeri Cibinong dan Polres Bogor akhirnya menyerahkan diri ke Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor pada Rabu malam pukul 20.30 WIB, Rabu 19 Oktober 2022.

“Setelah terdesak karena persembunyiannnya terus kami ketahui, baik itu ke Pulau Sumatera hingga di Kota Bandung, akhirnya Sumardi dengan didampingi kuasa hukumnya menyerahkan diri ke Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor,” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Cibinong, Juanda kepada wartawan.

Baca Juga : Setelah Menyerahkan Diri, Kejari Langsung Tahan Sumardi

Menurut Juanda, Sumardi sebenarnya hampir tertangkap saat di Jambi, namun berhasil mengaburkan jejaknya.

Dia menyebutkan Sumardi menyerahkan diri ada juga kaitan dengan upaya lain yang dilakukan Kejaksaan Negeri Cibinong.

“Langkah itu antara lain penerapan obstruction justice kepada Dian Ade Putra Harahap dan penggeledahan dan penyitaan aset-asetnya,” tambahnya.

Baca Juga : Buron Selama 64 Hari, Sumardi Akhirnya Menyerahkan Diri ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor

Sumardi,  diduga melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) bantuan bencana alam atau  belanja tidak terduga (BTT) tahun anggaran 2017 di Kecamatan Cisarua, Tenjolaya dan Jasinga. Dimana kerugian negara setidaknya mencapai Rp 1,7 miliar. 

Tersangka Sumardi selain disangkakan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 dan Subsidiair Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun juga dikenakan tuntutan ganti rugi (TGR). (reza zurifwan)


Editor : Zulfirman