Tiga Kandidat Muncul di Lelang Jabatan

Lelangnya empat jabatan kepala dinas memunculkan tiga nama terbaik setelah dilakukan tes di Universitas Pakuan pada Sabtu (23/2/2019) hingga Minggu (24/2/2019). Tiga nama ini selanjutnya akan dilakuka

Tiga Kandidat Muncul di Lelang Jabatan
INILAH, Bogor – Lelangnya empat jabatan kepala dinas memunculkan tiga nama terbaik setelah dilakukan tes di Universitas Pakuan pada Sabtu (23/2/2019) hingga Minggu (24/2/2019). Tiga nama ini selanjutnya akan dilakukan tes kesehatan di RSUD Kota Bogor dan akhirnya akan dipilih Wali Kota Bogor Bima Arya.
 
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan open bidding BKPSDA, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor sudah memunculkan tiga nama terbaik. Panitia seleksi hanya sampai menseleksi tiga terbaik pejabat dan diserahkan kepada kepala daerah.
 
“Kebijakan kepala daerah menunjuk siapa yang pantas menduduki jabatan kadis di masing-masing jabatan itu. Kecuali Disdukcapil. Disdukcapil tidak ada kewenangan kepala daerah, tetapi yang menentukan langsung menteri,” ungkap Ade di Bogor, Senin (25/2).
 
Ade melanjutkan, dari BKPSDA tiga nama yang muncul adalah Dani Rahardian, Iman dan Taufik. Lalu, jabatan Disdukcapil ada nama Asep Zaenal Rahmat, Sujatmiko Baliarto dan Tri Iriajanto. Tiga kandidat di Disperindag adalah Ari Saraono Budi Raharjo, Ganjar Gunawan, dan Novy Hasbi Munawar. Satu lagi jabatan Disperumkim muncul nama Deni Susanto, Ganjar Gunawan dan ada nama dari luar Kota Bogor yaitu Ivan Syamsurizal.
 
“Jadi karena ada satu orang bisa daftar dua jabatan, nama Ganjar ada di dua tempat. Nama-nama itu sudah melalui pansel dan menjadi tiga terbaik. Satu orang dari luar Kota Bogor,” tambahnya.
 
Ade menjelaskan, sementara satu jabatan akan dilelang ulang yaitu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dikarenakan minim peminat. Kemungkinan akan dibarengkan dengan jabatan Kepala Inspektorat serta staf ahli atau ada sikap wali kota yang merotasi terlebih dahulu.
 
“Semua kewenangan ada di Wali Kota Bogor. Bapenda tidak mungkin terus Plt, tetapi harus diisi,” tegasnya.
 
Sementara itu Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, Bapenda nanti diulang lagi pada lelang jabatan tahap kedua. “Open bidding tahap kedua akan dilakukan secepatnya, termasuk untuk posisi Bapenda Kota Bogor. Yang empat jabatan berlanjut dahulu,” terangnya.


Editor : inilahkoran