TKPK Kota Bogor Dorong Penurunan Angka Kemiskinan, Ini Strateginya

TKPK Kota Bogor memiliki kebijakan strategis dalam mendukung penanggulangan kemiskinan

TKPK Kota Bogor Dorong Penurunan Angka Kemiskinan, Ini Strateginya
Foto Rizki Mauludi

INILAHKORAN, Bogor - Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK)  Kota Bogor, Dedie A Rachim memaparkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) TKPK Kota Bogor Tahun 2022 yang digelar beberapa hari lalu. 

Hasilnya Kota Bogor memiliki kebijakan strategis dalam mendukung penanggulangan kemiskinan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan strategi umum dan khusus dalam menekan tingkat kemiskinan.

Dedie memaparkan, dalam pelaksanaan strategi tersebut, Pemkot Bogor berkolaborasi dengan berbagai pihak. Seperti organisasi keagamaan, kader posyandu, perusahaan swasta untuk skema CSR, Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS), Organisasi Perempuan dan lembaga kemasyarakatan lainnya.

Baca Juga : Sudah Ada Hati, Ribuan Mahasiswa Jabodetabek Gabung Relawan Ganjar Milenial

"Saya melihat emang situasinya tidak baik-baik saja, banyak efek dari Covid-19 kemarin yang kemudian menambah jumlah keluarga miskin di Kota Bogor. Sebetulnya sudah di intervensi melalui PKH, melalui DTKS dan Non DTKS," ungkap Dedie pada Minggu  14 Agustus 2022.

Wakil Wali Kota Bogor itu juga mengungkapkan, banyak kategori kemiskinan fisik yang terlihat. Dibuktikan dengan masih banyaknya rumah tidak layak huni. Juga kemiskinan dari sisi mental masyarakatnya itu sendiri.

"Yang tidak terlihat dan justru cukup berbahaya adalah mental, kemiskinan dari mentalnya. Banyak sebetulnya kesempatan, peluang, tetapi karena tidak punya percaya diri, tidak berkeinginan untuk berubah akhirnya tidak mengambil kesempatan yang terbuka itu," ungkap Dedie.

Baca Juga : Esteh Bagi-bagi Tiket Umrah dan Liburan ke Eropa Untuk Mitranya

Dedie melanjutkan, pemerintah tak berdiam diri, ia mengingatkan beragam intervensi sudah dilakukan. Hal terkecil adalah upaya peningkatan masyarakat pra sejahtera dengan penyisihan anggaran sebesar 7 persen dari total APBD Kota Bogor.

Halaman :


Editor : asayuti