Vokalis Band Kapten Ahmad Zaki Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Bandung

Vokalis Band Kapten Ahmad Zaki ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung. Polisi amankan sebuah paket kecil sabu dari tangan Zaki.

Vokalis Band Kapten Ahmad Zaki Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Bandung
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Vokalis Band Kapten Ahmad Zaki ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung. Polisi amankan sebuah paket kecil sabu dari tangan Zaki.

Kasatresnarkoba AKBP Ricky Hendarsyah menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari adanya aktivitas pengguna narkotika di kawasan Sadang Serang, Kota Bandung. Kemudian, petugas melakukan penyelidikan di lokasi tersebut.

"Anggota kami mendapat informasi bahwa sekita sadang serang itu sering terjadi penggunaan narkotika, kemudian tim kami berangkat kesana, mengadakan penyelidikan, kemudian diamankan dua orang tersangka dengan inisial AZ dan SP," ucap Ricky di Gedung Satresnarkoba Kota Bandung, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Jumat (15/1/2021).

Baca Juga : Inilah Tahapan Vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung

Kemudian, Ricky mengungkapkan, polisi pun melakukan penggeledahan di sebuah kamar kos di lokasi penangkapan. Hasilnya, polisi menemukan satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat Bruto 0,29 gram dan satu buah alat hisap sabu (bong).

"Setelah dilakukan penggeledahan di tempat kosnya di tempat AZ ditemukan barang bukti berupa satu bungkus plastik diduga sabu. Kemudian satu buah alat hisap bong, ada juga korek api," ungkapnya.

Ricky menyebutkan, berdasarkan pengakuan tersangka yang juga vokalis Band Kapten Ahmad Zaki, barang haram itu dibelinya dari tersangka lainnya MG. Saat ini, MG pun masih diburu petugas.

Baca Juga : Sembuh dari Covid-19, Oded Ingatkan Warga Kota Bandung Disiplin Protokol Kesehatan

"AZ itu membeli kepada MG yang saat ini sedang kami cari, menyuruh SP kawannya itu dengan harga Rp250 ribu," pungkasnya.

Sementara itu, Ahmad Zaki mengungkapkan, dirinya kembali terjerumus dalam pusaran narkotika dikarenakan sepinya job manggung di tengah pandemi Covid-19.

"Saya menggunakan narkotika sabu mulai 2015 terus saya sempat berhenti 2018. Sempat direhab hampir satu tahun," tutur Zaki.

Baca Juga : ITB Terima 1.386 Mahasiswa Baru, Mahasiswa Termuda Masih Berusia 19 Tahun

"Di awal tahun 2020 saya tercemplung lagi menggunakan karena alasan saya karena kegiatan saya terhenti karena ada pandemi. Jadi saya akhirnya terjerumus lagi ke situ," sambungnya.

Meski begitu, Zaki memastikan teman satu bandnya tidak ada yang terjerumus narkotika. Dia mengakui salah dalam memilih pergaulan.

"Enggak ada, justru saya terlepas dari kegiatan musisi, saya tuh kena lingkungan lain," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)


Editor : donramdhani