Wajib Tahu! Hukum Pasang Behel Gigi dalam Islam

BANYAK cara mengubah tampilan jadi tampak indah dan sedap dipandang oleh orang lain. Salah satunya adalah memakai behel gigi atau juga disebut kawat gigi. Apa hukumnya dalam islam?

Wajib Tahu! Hukum Pasang Behel Gigi dalam Islam
Ilustrasi

BANYAK cara mengubah tampilan jadi tampak indah dan sedap dipandang oleh orang lain. Salah satunya adalah memakai behel gigi atau juga disebut kawat gigi. Apa hukumnya dalam islam?

Biaya memakai behel gigi sangat mahal, itu belum termasuk biaya untuk kontrol setiap bulan. Namun, meski demikian, demi untuk keindahan penampilan, mereka berani merogoh kocek dalam-dalam.

Sebenarnya, bagaimanakah hukum memakai behel gigi?
"Dan aku (setan) sungguh akan menyuruh mereka (mengubah ciptaan Allah), maka sungguh mereka benar-benar mengubahnya". (QS. An-NIsa: 119)

"Diriwayatkan oleh Ibnu Masud, beliau mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam melaknat perempuan yang mencabut alisnya, dan merapikan gigi agar terlihat indah. Mereka merubah ciptaaan Allah." (HR. Bukhari dan Muslim)

Syekh Ibnu Utsaimin ketika ditanya tentang masalah hukum memperbaiki gigi, beliau menjawab bahwa:

"Jika tujuannya untuk mempercantik dan memperindah, maka hukumnya haram. Namun, jika bertujuan karena menghilangkan cacat di gigi, maka diperbolehkan.

Syekh Shalih Al-Fauzan berkata: "Adapun kalau bertujuan untuk pengobatan, atau untuk menghilangkan gigi yang jelek, atau adanya kebutuhan untuk melakukan pengobatan, seperti gigi tidak dapat untuk mengunyah makanan kecuali memperbaikinya dan menatanya, maka diperbolehkan memperbaikinya." (Fatawa Al-Marah Al-Muslimah)

Halaman :


Editor : inilahkoran