Walau Penghematan Anggaran, Segini Jumlah PTSL di Kabupaten Bogor I

"Karena ada penghematan anggaran, target menerbitkan 80.000 sertiffikat pada tahun ini menurun menjadi 43.000 sertifikat

Walau Penghematan Anggaran, Segini Jumlah PTSL di Kabupaten Bogor  I

INILAHKORAN, Bogor-Di Hari Ulang Tahun (HUT) Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) ke 62, Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor bertekad meningkatkan pelayanan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) dan menyelesaikan persoalan sengketa tanah.

Untuk PTSL, Kantor ATR/BPN dan Pemkab Bogor menargetkan menerbitkan 43.000 sertifikat. Target itu menurun dari sebelumnya yaitu 80.000 sertiffikat.

"Karena ada penghematan anggaran, target menerbitkan 80.000 sertiffikat pada tahun ini menurun menjadi 43.000 sertifikat. Insya Allah di akhir Bulan Desember tahun ini selesai," kata Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor Yan Septedyas kepada wartawan, Senin, 26 September 2022.

Baca Juga : Jadi Kawasan Heritage, Warga Jalan Gunung-gunung Jaga Keasrian Wilayah  

Dyas sapaan akrabnya menerangkan bahwa saat ini program PTSL yang ditargetkan pada tahun 2022 sudah berjalan hingga 70 persen, selain masyarakat, penerima sertifikat juga ada dari Pemkab Bogor, Kementerian Pertahanan, Perumda Tirta Pakuan dan lainnya.

"Tak hanya masyarakat, instansi pemerintah dan sarana keagamaan juga menikmati program PTSL ini. Selain itu, permasalahan sengketa tanah juga kami mulai selesaikan perlahan," terang Dyas.

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menuturkan bahwa jajarannya mendukung program PTSL, dukungannya berupa pemberian dana hibah ke Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor di setiap tahunnya.

Baca Juga : Tagih Pemprov Jabar, DPRD Kabupaten Bogor: Kok BTT Bencana Alam Rp5,64 M Belum Cair?

"Jikalau tahun ini sedikit berkurang, di Tahun 2023 mendatang jumlah sertifikat tanah yang terbit dari hasil program PTSL akan nornal lagi seperti usulan,"  tutur Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Direktur Utama Peruma Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan mengaku sedang merapihkan aset yang tersebar di Bumi Tegar Beriman. Hari ini, jajarannya menerima sertifikat lahan seluas 5.800 meter di Desa Pasir Angin, Megamendung.

"Hari ini kami menerima sertifikat lahan seluas 5.028 meter di Desa Pasir Angin, Megamendung, kedepan demi pengamanan aset-aset maka kami mulai merapihkan admistrasi pertanahannya," tukas Rino. (Reza Zurifwan)

Baca Juga : Tagih Pemprov Jabar, DPRD Kabupaten Bogor: Kok BTT Bencana Alam Rp5,64 M Belum Cair?

 


Editor : asayuti