• Kamis, 21 Oktober 2021

Aneh! Emak-emak Dipukul Preman Saat Berdagang, Lapor Polisi Malah Jadi Tersangka

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:19 WIB
Emak-emak berprofesi pedagang saat dipukuli preman di Deli Serdang. (Inilah.com/Net)
Emak-emak berprofesi pedagang saat dipukuli preman di Deli Serdang. (Inilah.com/Net)

INILAHKORAN, Bandung- Apes betul nasib emak-emak di Deli Serdang, Sumatera Utara ini. LG inisialnya, pedagang di Pasar Gambir, dipukuli preman sampai videonya viral. Setelah lapor polisi, LG malah jadi tersangka. Duh.

Cerita berawal saat video pertengkaran LG dan preman berinisial BS cekcok di pasar tersebar luas di media sosial. Dalam video yang viral sejak September 2021 itu, terlihat LG berada di depan salah satu lapak dagangan. LG saat itu terlihat memakai baju merah muda.

LG terlihat sempat bergerak ke arah BS. Pria itu terlihat menghindar dan LG tampak terjatuh serta berteriak. Berikutnya, tampak pria diduga preman itu menendang LG. Selain itu, terdengar dua suara seperti hantaman ke tubuh seseorang disertai teriakan seorang wanita. Peristiwa itu diduga terjadi pada September 2021.

Setelah video ini viral, polisi menangkap seorang pria. Kapolsek Percut Sei Tuan, Janpiter Napitupulu, mengatakan pria itu telah mengakui perbuatannya saat diinterogasi polisi.

"Sudah kita amankan itu pelakunya ya. Satu orang," ujar Janpiter, Selasa 7 September 2021.

Baca Juga: Apa Mau Dikata, Niat Beri Kejutan Malah Baju yang Terbakar Api dari Lilin....

"Dia mengaku melakukan itu sendirian," sambungnya.

Akan tetapi, kasus tak berhenti. BS melaporkan balik LG karena merasa dirinya juga dipukul. Polisi melakukan penyelidikan terkait pemukulan itu. Setelah menemukan bukti yang cukup, polisi menetapkan LG sebagai tersangka."Masing-masing kedua belah pihak membuat laporan ke SPKT Polsek Percut Sei Tuan," ucap AKP Janpiter saat dimintai konfirmasi, Jumat 8 Oktober 2021.

Janpiter menyebut BS dan LG diduga saling pukul saat peristiwa itu terjadi. Janpiter mengatakan BS melaporkan dua orang, yakni LG dan TH. Sementara, LG melaporkan tiga orang yakni BS, DD dan FR."Kedua laporan tersebut sudah terpenuhi dan mencukupi dua alat bukti yang sah. Sekarang dalam proses pemeriksaan," ujar Janpiter.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Sumber: inilah.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X