Kronologi 3 Pria Mabuk Bobol Rumah di Garut, Salah Satu Pelaku Seorang Perawat

Korban dan sang ibu mengalami malam yang mencekam lantaran saat itu tiga pria mabuk tiba-tiba membobol rumahnya sekira pukul 01.00 WIB

Kronologi 3 Pria Mabuk Bobol Rumah di Garut, Salah Satu Pelaku Seorang Perawat
Viral! 3 Perampok Obrak-abrik Rumah Warga di Garut, Korban Diseret dan Diancam Dibunuh

INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan video seorang wanita yang mengaku rumahnya dibobol tiga pria yang tengah mabuk.

Dalam video yang diunggah oleh korban di Instagramnya, aaabiiit, ia dan ibunya tinggal di Ciroyom, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Berdasarkan pengakuannya, korban dan sang ibu mengalami malam yang mencekam lantaran saat itu tiga pria mabuk tiba-tiba membobol rumahnya sekira pukul 01.00 WIB dini hari.

Baca Juga: RM BTS Obsesi Stiker Pokemon Disaat Penggemar Kumpulkan Foto Card Idol K-Pop: Itu Sangat Meyenangkan

Di unggahanya, terdengar pelaku beberapa kali mencoba membobol masuk rumah hingga memecahkan kaca.

Berdasarkan cerita korban, ketika pelaku berhasil masuk ke rumah. Salah seorang pelaku menganiaya dirinya.

Korban mengaku dicekik hingga kepala dibenturkan ke lemari. Bahkan, korban mengaku sempat diancam dibawa dan dibunuh oleh pelaku.

Baca Juga: Menuju Bandung Barat Ekonomi Kuat, Hengky Kurniawan: Generasi Milenial Harus Berkualitas

Selain itu, korban mengatakan bahwa sang ibu juga sempat dianiaya oleh pelaku. Menurut keterangan korban, lampu rumahnya juga dipadamkan oleh pelaku agar korban tak melakukan perlawanan.

Dalam unggahannya, korban terlihat mendapat luka sobek dan lebam di wajahnya, sementara ibunya mengalami luka memar di sekujur tubuhnya.

Korban menuturkan bahwa rumahnya cukup jauh dari tetangga sehingga tidak ada yang mengetahui saat peristiwa itu terjadi.

Baca Juga: Soal Aturan Mudik Lebaran Warga Bandung, Begini Kata Yana Mulyana

Beruntung para pelaku langsung ditangkap di rumahnya oleh Polsek Samarang dan tengah di BAP.

Satu dari ketiga pelaku yang melakukan aksi pembobolan rumah tersebut berprofesi sebagai perawat.

Korban mengatakan akibat kejadian tersebut, ia mengalami kerugian kurang lebih 15 juta rupiah.***

 

 


Editor : inilahkoran