Ini Alasan Alin Pangalima Ingin Jual Ginjalnya untuk Bangun Jembatan di Desanya yang Mangkrak Belasan Tahun

- Rabu, 11 Mei 2022 | 09:33 WIB
Ini alasan Alin Pangalima ingin jual ginjal demi bangun jembatan di desanya. (Facebook/ Alin Pangalima)
Ini alasan Alin Pangalima ingin jual ginjal demi bangun jembatan di desanya. (Facebook/ Alin Pangalima)

INILAHKORAN, Bandung - Alin Pangalima, seorang mahasiswi di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Sulut) menjadi sorotan publik usai mempromosikan diri untuk menjual ginjalnya demi membangun jembatan di desanya yang telah mangkrak selama belasan tahun.

Alin Pangalima adalah warga Desa Goyo, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolmut, Sulut.

Melalui unggahan di Facebooknya, ia menawarkan ginjalnya kepada siapapun yang ingin membeli untuk mendapatkan uang yang akan digunakan membangun jembatan.

Baca Juga: Kandas! Ajuan Pemkab Bogor Merevitaliasi Terminal Cibinong Ditolak BPTJ

Pertama, Alin mengatakan bahwa saat terjadi hujan deras dan sungai meluap, akses penghubung antar desa menjadi terputus hingga ditakutkan akan ada korban jiwa.

"Ketika terjadi banjir dan sungai meluap, maka akses penghubung antara Ollot dan Goyo akan seekstrem ini. Bayangkan jika ada orang yang lagi sial terus masuk ke dalam sungai lalu tenggelam dan meninggal, siapa yang bertanggung jawab?," kata Alin.

Tak hanya itu, menurut Alin selama ini warga yang akan menyeberangi sungai dengan rakit harus mengeluarkan uang yang jika dihitung dalam sebulan memakan jumlah yang lumayan besar.

Baca Juga: Olla Ramlan Incar Berondong Pengganti Aufar Hutapea Usai Jadi Janda Kembang?

"Saat sungai normal, biayanya 3.000 rupiah sekali lewat. Bayangkan masyarakat berapa kali lewat dalam sebulan di tempat ini," ujarnya.

Halaman:

Editor: Firda Rachmawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X