Sempat Viral Tak Terima Ditegur Karena Main Gitar, Kasus Pemuda 'Pribumi' di Bogor Berakhir Damai

Kasus pria yang menyebut dirinya pribumi di Bogor karena tak terima ditegur oleh salah satu warga berakhir damai.

Sempat Viral Tak Terima Ditegur Karena Main Gitar, Kasus Pemuda 'Pribumi' di Bogor Berakhir Damai
Sempat Viral Tak Terima Ditegur Karena Main Gitar, Kasus Pemuda 'Pribumi' di Bogor Berakhir Damai

INILAHKORAN, Bandung - Kasus seorang pemuda yang menyebut dirinya pribumi dan sempat viral karena tak terima usai ditegur bermain gitar akhirnya berakhir damai.

Dalam unggahan di Instagram @kabarnegri, terlihat seorang Bhabinkamtibmas tengah memberikan arahan kepada sekumpulan pemuda yang diduga saat itu ikut bermain gitar.

"Alhamdulillah sudah clear. Semoga kedepanya kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tulis keterangan di video tersebut.

Baca Juga: Ini Penampakan Mobil dan Motor Mewah Milik Doni Salmanan Yang Disimpan di Kejari Bale Bandung

Sementara itu, di akun TikTok @dinapamaliaa yang merupakan sosok yang menegur para pemuda itu menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Saya juga makasih kepada warga TikTok yang udah bantu support, banyak banget yang dm saya dan menawarkan diri kalo ada kejadian itu lagi bisa menghubungi mereka," ucap Dina.

Dina juga telah menghapus video yang sempat viral di akun Tiktoknya.

Baca Juga: Geger! Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Aliran Sungai Cipamokolan Bandung

"Saya rasa masalahnya sudah cukup clear ya, karena semalem itu pihak dari Polsek Cileungsi dan ada beberapa tokoh masyarakat sudah menyelesaikan masalahnya," ujar Dina.

Selain itu, Dina juga mengatakan ia dan para pemuda tersebut membuat surat perjanjian yang intinya agar masalah tersebut terulang kembali.

Sebelumnya diberitakan viral video pemuda yang merusak pagar rumah warga lantaran tak terima ditegur karena bermain gitar.

Baca Juga: Protes Usai Ditegur Karena Main Gitar Malam-malam, Pemuda di Bogor Tendang Pagar Rumah Warga: Gua Pribumi!

Kejadian tersebut terjadi di Pasir Angin, Cileungsi, Kabupaten Bogor. Salah seorang pemuda yang tak terima itu menyebut dirinya sebagai seorang pribumi sehingga bebas melakukan apapun, termasuk bermain gitar.

"Gue di sini maen gitar, gue pribumi di sini. Gue pribumi di sini wajar berisik," ujar pemuda bertopi hitam.***


Editor : inilahkoran